h1

Pola dan Gelombang Otak saat Tidur

March 18, 2009

Secara umum proses tidur diawali dengan tahap mengantuk, yaitu keadaan saat kesadaran dengan lingkungan berkurang. Pada saat mengantuk ini, rangsangan-rangsangan dari luar masih dapat diterima dengan mudah dan membuat terbangun atau tersadar kembali. Kemudian, jika proses tidur berlanjut, maka kesadaran semakin berkurang dan timbullah suatu tahap yang disebut sebagai tidur ayam. Pada tahap ini, rangasangan indrawi masih sedikit dapat diterima (sayup-sayup), namun tidak mengganggu kesadaran. Tahap berikutnya merupakan tahap yang terakhir, yaitu tahap tidur nyenyak.

Sejak adanya alat EEG (Electro Encephalo Graph), maka aktivitas-aktivitas dalam otak dapat direkam dalam suatu grafik. Penelitian mengenai mekanisme tidur mengalami kemajuan yang pesat dalam 10 tahun terakhir, dan bahkan sekarang para ahli telah berhasil menemukan adanya dua pola tidur, yaitu pola tidur biasa (Non REM) dan pola tidur paradoksal (REM).[1]

a. Tidur-tenang yang disebut pula tidur non-REM atau Slow Wave Sleep atas

dasar registrasi aktivitas listrik otak (EEG = elektro-encefalogram). Ciri-

cirinya ialah denyutan jantung, tekanan darah dan pernafasan yang teratur,

serta relaksasi otot tanpa gerakan-gerakan otot muka atau mata. SWS ini lebih

kurang satu jam lamanya. Stadium ini disusul dengan stadium b.

b. Tidur-paradoksal atau tidur REM (Rapid Eye Movement) dengan aktivitas

EEG yang mirip keadaan sadar dan aktif serta berciri gerakan-gerakan mata

cepat, jantung, tekanan darah dan pernafasan turun-naik, aliran darah ke otak

bertambah dan otot-otot sangat mengendor. Selama tidur REM yang semula berlangsung 15-20 menit terjadi banyak impian, maka disebut pula tidur

mimpi

( Tjay dan Rahardja, 2002)[2]

Dalam tidur malam yang berlangsung selama 6 – 8 jam, kedua pola tersebut (REM dan Non-REM) terjadi secara bergantian sebanyak 4 – 6 siklus. Read the rest of this entry »

h1

Posisi Tidur yang Baik

March 17, 2009

Posisi tidur itu ada banyak. Ada mlumah, mengkurep, miring, maupun lainnya (lho, lainnya ki njuk piye ??). dari berbagai macam posisi tersebut ternyata ada posisi yang baik dan yang tidak baik.

Beberapa orang beranggapan bahwa tidur terlentang adalah posisi tidur terbaik. Hal ini tidak sepenuhnya benar.

Dr. Jeffry Lindenbaum, seorang ahli penyakit tulang terutama yang berhubungan dengan masalah tidur, yang juga jurubicara American Osteopathic Association, mengatakan bahwa posisi tidur yang baik adalah yang tidak menyebabkan beban pada tulang belakang, otot maupun saraf. Posisi terbaik untuk kesehatan adalah posisi tidur seperti bayi dalam kandungan, di mana posisi tidur miring bertumpu pada salah satu sisi, dengan kaki ditekuk mendekati perut dan punggung juga sedikit tertekuk.

Posisi ini mengurangi beban pada tulang belakang dan memungkinkan organ-organ tidak tertekan dan mengurangi tekanan terhadap diafragma.

Menggunakan bantal di kepala atau leher akan mengalihkan beban dari bahu, sehingga tidak ada penekanan serabut saraf yang berjalan dari leher ke lengan.

Tidur telentang dirasakan tidak nyaman bagi beberapa orang yang terbiasa tidur miring, dan dapat meyebabkan beban yang lebih besar pada punggung dan menyebabkan masalah bagi mereka dengan kondisi kesehatan tertentu. Tetapi orang-orang dengan masalah punggung memilih tidur telentang dengan bantal kecil yang diletakkan di bawah lutut. Bahkan mereka kadang-kadang menggunakan bantal yang dirancang khusus untuk diletakkan di bawah lutut sehingga posisi lutut yang sedikit tertekuk akan mengurangi tekanan pada punggung dan membantu otot perut supaya lebih rileks.

Tidur dengan posisi telentang merupakan masalah bagi mereka dengan hernia, gangguan refluks gastoesofageal, dan asma. Mereka yang menderita sinusitis juga akan mengalami kesulitan dengan posisi tidur telentang, posisi ini menyebabkan cairan dari hidung akan langsung turun ke tenggorokan dan dapat membangunkan mereka di tengah malam karena merasa sesak atau tersedak. Bagi mereka yang memilih tidur telentang, kepala dan bahu bagian atas sebaiknya diganjal dengan bantal yang tidak terlalu tebal, atau dengan meninggikan bagian kepala dari tempat tidur sedikit ke atas. [1]

Ada beberapa anjuran mengenai posisi tidur dan pengaruhnya terhadap kesehatan Read the rest of this entry »

h1

Tidur tu sebaiknya berapa lama yaaa…???

March 11, 2009

Seperti yang sudah kita ketahui, tidur yang cukup memang penting bagi kesehatan dan kehidupan kita. Namun, tidur yang berlebihan juga tidak baik bagi manusia. Berapakah durasi tidur yang baik ?

Mereka yang tidur 7 jam sehari memiliki faktor risiko penyakit jantung berbeda dengan yang tidur kurang dari 5 jam atau lebih dari 9 jam. Namun, tidur berlebihan ternyata lebih berbahaya. Data menunjukkan, mereka yang tidur 5 jam atau kurang dalam sehari memiliki risiko kematian karena penyakit jantung sebesar 57 persen. Sedangkan yang tidur 9 jam atau lebih risikonya meningkat hingga 79 persen. [1]

Menurut American Academy of Sleep Medicine, rata-rata kebanyakan orang dewasa memerlukan tidur 7 sampai 8 jam per malam untuk merasa cukup istirahat. Menurut laporan peneliti dari Inggris yang ditulis oleh Jane E. Ferrie, PhD dari University College London Medical School, terlalu banyak atau terlalu sedikit tidur dapat meningkatkan risiko kematian Anda.[2]

Nah, berarti tidur yang baik itu antara 7-8 jam. Terus kalo waktu tidur yang baik itu kapan ya ?

Malam hari adalah waktu terbaik untuk tidur. Secara alamiah terlihat bahwa siang hari merupakan waktu yang lebih cocok untuk bekerja dan waktu malam digunakan untuk beristirahat atau tidur. Karena itu hindarilah tidur siang, kalaupun rasa ngantuk menyerang di siang hari, lakukanlah sebelum jam 15.00 selama tidak lebih dari satu jam. Lebih dari satu jam atau tidur di atas jam 15.00 akan mengganggu jadwal tidur malam Anda. [3]

Begitulah….


h1

Tidur Yuk….

March 8, 2009

Alhamdulillah, blog baru saya ini jadi juga…

Rencananya blog ini akan berisi hal-hal seputar tidur dan tidur…….

Kenapa tidur itu penting ???

Banyak orang beranggapan saat tidur tubuh mengurangi aktivitasnya. sebenarnya tidak demikian. aktivitas yang dilakukan hanya berbeda jenisnya saja.

Tubuh saat tidur, akan berusaha mengoreksi ketidakseimbangan kimiawi tubuh, mempersiapkan berapa kadar gula darah yang tepat untuk hari berikutnya, memelihara fungsi memori, dan banyak hal lain lagi, bahkan sebagiannya belum dapat diungkap oleh para ahli.[1]

Tanda tanda kehidupan seperti kesadaran, puls, dan frekuensi pernafasan mengalami perubahan. Dalam tidur normal biasanya fungsi saraf motorik juga saraf sensorik untuk kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan sistem saraf pusat akan di blokade, sehingga pada saat tidur cenderung untuk tidak bergerak dan daya tanggappun berkurang.[2]

Ada 6 alasan yang diberikan The Harvard Women’s Health Watch mengapa tidur yang cukup itu penting :[3]

1. Pembelajaran dan ingatan : tidur membantu otak menerima informasi baru masuk ke dalam ingatan melalui sebuah proses yang disebut konsolidasi ingatan (memory consolidation). Dalam penelitian, orang yang tidur setelah mempelajari sesuatu dapat mengerjakan tes dengan lebih baik.

2. Metabolisme dan berat badan : kekurangan waktu tidur yang kronis dapat menyebabkan bertambahnya berat badan dengan mempengaruhi cara memproses dan menyimpan karbohidrat, dan dengan mengubah tingkat hormon yang mempengaruhi nafsu makan kita.

3. Keamanan : Kekurangan tidur menyebabkan orang cenderung tertidur di siang hari. Kejadian ini dapat menyebabkan kesalahan-kesalahan, seperti kesalahan medis atau kecelakaan lalu lintas

4. Mut (halah, mood) : Kurang tidur dapat menyebabkan mudah marah, tidak sabar, sulit berkonsentrasi, dan mudah murung. Terlalu sedikit tidur juga dapat menyebabkan kita mudah lelah dalam mengerjakan sesuatu yang kita suka.

5. Kesehatan jantung dan urat-urat darah : Penyakit susah tidur yang serius berhubungan dengan hipertensi, peningkatan level hormon stress, dan detak jantung yang tidak normal.

6. Penyakit : Kurang tidur mengubah fungsi imun, termasuk aktivitas sel pembunuh dalam tubuh. Tidur yang cukup juga dapat membantu melawan kanker.

Sekian posting pembukaan blog ini, semoga ke depannya bisa bermanfaat bagi kita semua.